Ekonomi Hot News

Modus Penghindaran Pajak Oleh Pabrik Baja Asal China Terungkap

0
Please log in or register to do it.
finfeng.com – Modus penghindaran pajak oleh pabrik baja asal China terungkap dengan transaksi yang  berbasis tunai (cash-based), ini terungkap dengan pelaporan nilai transaksi yang lebih rendah dari aslinya (under-reporting)  dan  manipulasi faktur pajak demi menekan setoran Pajak Pertambahan Nilai (PPN). 
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membongkar praktik ilegal ini setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu pabrik baja raksasa asal China di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur. 
Rincian Modus & Temuan Lapangan
    • Adanya laporan pengecilan laporan penjualan  yang dilaporkan ke pemerintah jauh lebih kecil dibanding fakta riil di lapangan. 
    • Adanya ketimpangan angka penjualan fantastis mendekati Rp10 triliun, tetapi hanya membayar pajak di bawah Rp20 miliar. 
    • Adanya penyuapan pajak

Kerugian negara dari  40 perusahaan baja China lainnya yang menggunakan pola manipulasi serupa adalah :
    • Pajak terutang : Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp100 miliar hingga Rp500 miliar per perusahaan dari akumulasi penyusutan pajak selama beberapa tahun. 
    • Ancaman Industri Domestik: Perusahaan baja lokal mengeluhkan persaingan yang tidak adil. Beberapa produsen lokal bahkan sempat melayangkan ancaman akan ikut beroperasi secara “gelap” jika pemerintah tidak menindak tegas kecurangan perusahaan asing tersebut. 

Langkah Pemerintah Selanjutnya
Kementerian Keuangan menegaskan tidak akan menutup paksa pabrik
Purbaya fokus menegakkan keadilan bisnis
Data operasional perusahaan kini diverifikasi ketat melalui pemeriksaan rekam jejak impor
Tingkat konsumsi listrik pabrik, dokumen logistik, serta indikator akuntansi lainnya. 

Anggaran Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 Triliun
Kepala BGN Nanik S. Deyang Resmi Mengundurkan Diri Dari Jabatannya

Reactions

Nobody liked ?